Menguap, pastilah setiap orang ataupun hewan pernah menguap. bagi kita menguap identik dengan mengantuk dan kurang tidur. namun sebenarnya ada banyak faktor yang mempengaruhinya "mengapa kita menguap?". Mungkin tema kali ini menarik untuk kita bahas.
Menguap adalah tindakan refleks dari kegiatan menghirup udara dan peregangan di gendang telinga diikuti oleh kegiatan menghembuskan napas. Hal tersebut terjadi karena saat itu tubuh sedang kekurangan oksigen. Dengan menguap, maka tubuh Anda akan kembali menghirup banyak oksigen melaui mulut. Sehingga kebutuhan oksigen Anda bisa terpenuhi.
Meskipun merupakan sebuah fenomena yang sering terjadi, namun hingga saat ini belum banyak penelitian mengenai penyebab terjadinya menguap. Para ahli pun masih berdebat tentang hal ini selain disebabkan oleh mengantuk.
yuk kita bahas beberapa faktor yang menyebabkan kita menguap:
- Proses Pendinginan Otak
Menurut Gallup, peneliti dari University of Princeton, saat menguap, peregangan mulut yang melebar akan meningkatkan aliran darah di leher, wajah dan kepala. Ini akan meningkatkan aliran darah ke bagian tersebut.Ketika mengambil napas dalam-dalam saat menguap, udara dingin akan masuk ke dalam rongga sinus dan sekitar arteri karotis menuju ke otak kembali. Hal ini bisa membantu mengeluarkan hawa panas pada otak.
- Tanda Memiliki Penyakit
Meski tidak umum, menguap, terutama yang terjadi secara berlebihan, bisa menjadi pertanda bahwa Anda memiliki penyakit tertentu, seperti tumor otak, stroke, epilepsi, multiple sclerosis, gagal hati, atau sinkop vasovagal (mudah pingsan).
- Kekurangan Oksigen di Otak
Menguap dapat disebabkan oleh kurangnya oksigen di otak maupun darah, dan meningkatnya kadar karbondioksida. Menguap dipercaya dapat mengeluarkan udara kotor dari paru-paru, dan meningkatkan aliran karbondioksida ke otak.
Namun, sebuah studi membantah teori ini. Mereka meyakini bahwa frekuensi menguap tidak berhubungan dengan terhirupnya udara yang bercampur karbondioksida ataupun oksigen murni.





0 komentar:
Posting Komentar